Rabu, 20 Maret 2013

ESAI


SURGA KENIKMATAN YANG KEKAL ABADI

Kehidupan dunia ini adalah kehidupan yang tidak sesungguhnya, kehidupan yang sementara serta semu belaka, karena apa kita hidup didunia ini tidak mungkin untuk selamanya ibarat pepatah jawa “urip iku mung mampir ngombe” artinya bahwa hidup didunia ini hanya sementara, dan semua yang hidup pasti akan mati.Sebagai umat beragama ISLAM kita wajib percaya pada hari akhir dan meyakini ada kehidupan yang kekal di akherat kelak.
Percaya pada hari akhir merupakan rukun iman, sebab manusia tidak bisa dikatakan hamba ALLAH yang beriman sebelum ia mengimani kebenaran akan adanya hari akhir serta kehidupan yang kekal di akherat.Akan tetapi gaya hidup pada zaman sekarang yang istilahnya zaman teknologi banyak manusia yang melalaikan tentang semua ini.
Kehidupan yang serba canggih,membuat manusia semakin terlena dan tidak lagi memikirkan kehidupan di akherat. Manusia saling berkompetisi dalam mengejar kesenangan duniawi yang hanya menuruti hawa nafsu belaka.Demi mendapatkan kesenangan yang semua itu bersifat duniawi banyak manusia lalai akaan perintah ALLAH.Untuk mendapatkan semua itu banyak cara yang akan digunakan supaya tercapai apa yang mereka inginkan.
Semakin keras kehidupan didunia semakin kuat ambisi untuk mendapatkan semua itu, walaupun saling memangsa antara yang satu dengan yang lain.Pada akhirnya akan menimbulkan banyak kerusakan dan kerugian pada dunia ini. Kematian pasti akan datang dan akan memisahkan manusia dari apa yang dicintainya, merenggut dari semua kesenangan duniawi beserta isinya.
Setelah semua mausia mati, apakah semua urusan akan selesai begitu saja?tentu jawabannya tidak. Kematian bukanlah akhir dari segala urusan, kematian inilah yang justru menjadi awal dari kehidupan akhirat, kehidupan ini yang bersifat kekal abadi dan tidak berujung. Kehidupan dialam akhirat adalah kehidupan yang tidak ada lagi kematian.
Kehidupan diakhirat tidaklah mudah dan enak tergantung amal dan perbuatan semasa hidup didunia. manusia yang semasa hidup didunia selalu menjalankan apa yang diperintahkan oleh ALLAH, serta menjauhi apa yang telah menjadi larangan-Nya, berbuat secara terpuji, dan taat beribadah akan mendapatkan kebahagiaan serta akan mendapat balasan yang baik pula sesuai apa yang telah ia kerjakan yaitu surga.
Sebaliknya jika seseorang berbuat tidak sesuai apa yang diperintahkan ALLAH, selalu berbuat maksiat, dan membuat kerusakan akan mendapatkan siksaan yang sangat pedih dari ALLAH yaitu neraka.Sebagai manusia yang lemah sudah sepantasnya menyadari bahwa kehidupan akan berakhir dengan kematian.Dunia yang telah menjadi incaran manusia untuk mendapatkan kebahagiaan ini akan hancur dengan datangnya hari kiamat kelak.

Maka dari itu dapat disimpulkan surga adalah tempat kembalinya manusia yang penuh dengan kenikmatan yang abadi, sedangkan neraka adalah tempat kembalinya manusia yang penuh dengan siksaan yang sangat pedih.Lalu pantaskah sebagai manusia menukar kebahagiaan akhirat yang penuh dengan kenikmatan dengan kebahagiaan dunia yang tidak ada artinya?, tidak ada alasan lagi bagi manusia untuk mendustakan kebenaran yang datangnya dari ALLAH jika harus dibalas dengan siksaan yang amat pedih dan sangat sangat dahsyat.
Pada zaman yang serba canggih ini banyak kaum muslim yang diuji oleh ALLAH dengan rentetan peristiwa yang sangat mengejutkan dan tiba-tiba, hal inilah yang harus dihadapi oleh manusia ketika semasa hidupnya di dunia sampai berakhir yang berujung dengan kematian.Dari berbagai kejadian yang sangat mengerikan adalah peristiwa-peristiwa yang harus diseberangi manusia melalui pintu gerbang kematian.
Sesungguhnya perkara kematian ini sangat mengerikan karena akan menutup kedua mata  dan mengakhiri amal perbuatan yaitu jalan kebenaran, padahal tidak akan mungkin manusia menghindar dari kematian dan balasan atas semua perbuatannya pada waktu hidup, entah balasan yang baik maupun balasan yang sangat buruk.
Kita tahu bahwa bumi ini tidak akan pernah berhenti berputar sampai datangnya hari kiamat nanti, bumi ini selalu menggulirkan waktu, umur, serta detik-detiknya yana lain.Hari-hari akan terus berlalu, yang mana akan melabuhkan manusia kepada kematiaan dan akan menjauhkan dari dunia, kematian itu bagi ALLAH sangatlah mudah sebagaimana malam karena kepergiannya itu hanya untuk sebuah perjalanan.
Dari semua amal kebaikan sesungguhnya merupakan jaminan yang harus dimiliki oleh seluruh manusia untuk mendapatkan kenikmatan surga yang abadi.Kehidupan dunia ini merupakan salah satu dari rentetan kehidupan di akhirat kelak.Bagi manusia yang beriman dan mengetahui akan hari pembalasan, pastinya akan selalu berbuat kebajikan sesuai perintah ALLAH dan beristiqomah dalam semua perilaku baik itu secara lisan maupun perbuatan.
Bagi manusia yang tidak mau mberiman dan tidak mau memperhatikannya pastinya tidak akan mendapatkan panggilan untuk istiqomah terhadap dirinya sendiri, apalagi bagi orang lain.Pengetahuan akan akhirat sebenarnya sangatlah penting bagi manusia beriman sehingga manusia akan disibukkan dengan pemikiran agama ISLAM dan memperhatikan sesama umat muslim.
Sebagai manusia beriman pasti akan melakukan penelitian terhadap beberapa hadist yang membahas tentang kehidupan sampai kematian dan peristiwa-peristiwa sesudah manusia mati.mereka akan meyibukkan dirinya dengan pemikiran- pemikiran ISLAM dalam koridor yang jelas dan tidak melenceng dari kehidupan di dunia ini, serta mereka akan mengajak manusia yang lain akan menghindari sikap pesimis yang selama ini sudah mengusik jiwa manusia.
Pada zaman sekarang ini yang semua kegiatan keagamaan yang berhubungan dengan peribadahan yang sudah sangat mudah masih ada manusia yamng menutup mata dan telinganya untuk melihat serta mendengarkan kehidupan akhir zaman.
Mereka tidak mau mendengar peringatan tentang peristiwa-peristiwa yang akan terjadi setelah kehidupan dunia ini. Namun ada juga manusia yang mau mengikat kehidupannya di dunia ini dengan kehidupn yang akan datang, yaitu tempat untuk kembalinya kelak pada akhirat.
Maka dari itu saya sebagai penulis mengajak kepada semua kaum muslimin mari kita senantiasa berbuat kebaikan sesuai apa yang sudah diperintahkan oleh ALLAH serta menjauhi apa yang menjadi laranganNya, supaya kita termasuk manusia yang beruntung dan mendapat balasan yang baik atas perbuatan kita selama di dunia ini, yaitu surganya ALLAH yang kekal abadi.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar