SURGA KENIKMATAN YANG KEKAL ABADI
Kehidupan dunia ini adalah kehidupan
yang tidak sesungguhnya, kehidupan yang sementara serta semu belaka, karena apa
kita hidup didunia ini tidak mungkin untuk selamanya ibarat pepatah jawa “urip
iku mung mampir ngombe” artinya bahwa hidup didunia ini hanya sementara, dan
semua yang hidup pasti akan mati.Sebagai umat beragama ISLAM kita wajib percaya
pada hari akhir dan meyakini ada kehidupan yang kekal di akherat kelak.
Percaya pada hari akhir merupakan rukun
iman, sebab manusia tidak bisa dikatakan hamba ALLAH yang beriman sebelum ia
mengimani kebenaran akan adanya hari akhir serta kehidupan yang kekal di akherat.Akan
tetapi gaya hidup pada zaman sekarang yang istilahnya zaman teknologi banyak
manusia yang melalaikan tentang semua ini.
Kehidupan yang serba canggih,membuat
manusia semakin terlena dan tidak lagi memikirkan kehidupan di akherat. Manusia
saling berkompetisi dalam mengejar kesenangan duniawi yang hanya menuruti hawa
nafsu belaka.Demi mendapatkan kesenangan yang semua itu bersifat duniawi banyak
manusia lalai akaan perintah ALLAH.Untuk mendapatkan semua itu banyak cara yang
akan digunakan supaya tercapai apa yang mereka inginkan.
Semakin keras kehidupan didunia semakin
kuat ambisi untuk mendapatkan semua itu, walaupun saling memangsa antara yang
satu dengan yang lain.Pada akhirnya akan menimbulkan banyak kerusakan dan
kerugian pada dunia ini. Kematian pasti akan datang dan akan memisahkan manusia
dari apa yang dicintainya, merenggut dari semua kesenangan duniawi beserta
isinya.
Setelah semua mausia mati, apakah semua
urusan akan selesai begitu saja?tentu jawabannya tidak. Kematian bukanlah akhir
dari segala urusan, kematian inilah yang justru menjadi awal dari kehidupan
akhirat, kehidupan ini yang bersifat kekal abadi dan tidak berujung. Kehidupan
dialam akhirat adalah kehidupan yang tidak ada lagi kematian.
Kehidupan diakhirat tidaklah mudah dan
enak tergantung amal dan perbuatan semasa hidup didunia. manusia yang semasa
hidup didunia selalu menjalankan apa yang diperintahkan oleh ALLAH, serta
menjauhi apa yang telah menjadi larangan-Nya, berbuat secara terpuji, dan taat
beribadah akan mendapatkan kebahagiaan serta akan mendapat balasan yang baik
pula sesuai apa yang telah ia kerjakan yaitu surga.
Sebaliknya jika seseorang berbuat tidak
sesuai apa yang diperintahkan ALLAH, selalu berbuat maksiat, dan membuat
kerusakan akan mendapatkan siksaan yang sangat pedih dari ALLAH yaitu neraka.Sebagai
manusia yang lemah sudah sepantasnya menyadari bahwa kehidupan akan berakhir
dengan kematian.Dunia yang telah menjadi incaran manusia untuk mendapatkan
kebahagiaan ini akan hancur dengan datangnya hari kiamat kelak.
Maka dari itu dapat disimpulkan surga
adalah tempat kembalinya manusia yang penuh dengan kenikmatan yang abadi,
sedangkan neraka adalah tempat kembalinya manusia yang penuh dengan siksaan
yang sangat pedih.Lalu pantaskah sebagai manusia menukar kebahagiaan akhirat
yang penuh dengan kenikmatan dengan kebahagiaan dunia yang tidak ada artinya?,
tidak ada alasan lagi bagi manusia untuk mendustakan kebenaran yang datangnya
dari ALLAH jika harus dibalas dengan siksaan yang amat pedih dan sangat sangat
dahsyat.
Pada zaman yang serba canggih ini banyak
kaum muslim yang diuji oleh ALLAH dengan rentetan peristiwa yang sangat
mengejutkan dan tiba-tiba, hal inilah yang harus dihadapi oleh manusia ketika
semasa hidupnya di dunia sampai berakhir yang berujung dengan kematian.Dari
berbagai kejadian yang sangat mengerikan adalah peristiwa-peristiwa yang harus
diseberangi manusia melalui pintu gerbang kematian.
Sesungguhnya perkara kematian ini sangat
mengerikan karena akan menutup kedua mata
dan mengakhiri amal perbuatan yaitu jalan kebenaran, padahal tidak akan
mungkin manusia menghindar dari kematian dan balasan atas semua perbuatannya
pada waktu hidup, entah balasan yang baik maupun balasan yang sangat buruk.
Kita tahu bahwa bumi ini tidak akan
pernah berhenti berputar sampai datangnya hari kiamat nanti, bumi ini selalu
menggulirkan waktu, umur, serta detik-detiknya yana lain.Hari-hari akan terus
berlalu, yang mana akan melabuhkan manusia kepada kematiaan dan akan menjauhkan
dari dunia, kematian itu bagi ALLAH sangatlah mudah sebagaimana malam karena
kepergiannya itu hanya untuk sebuah perjalanan.
Dari semua amal kebaikan sesungguhnya
merupakan jaminan yang harus dimiliki oleh seluruh manusia untuk mendapatkan
kenikmatan surga yang abadi.Kehidupan dunia ini merupakan salah satu dari
rentetan kehidupan di akhirat kelak.Bagi manusia yang beriman dan mengetahui
akan hari pembalasan, pastinya akan selalu berbuat kebajikan sesuai perintah
ALLAH dan beristiqomah dalam semua perilaku baik itu secara lisan maupun
perbuatan.
Bagi manusia yang tidak mau mberiman dan
tidak mau memperhatikannya pastinya tidak akan mendapatkan panggilan untuk
istiqomah terhadap dirinya sendiri, apalagi bagi orang lain.Pengetahuan akan
akhirat sebenarnya sangatlah penting bagi manusia beriman sehingga manusia akan
disibukkan dengan pemikiran agama ISLAM dan memperhatikan sesama umat muslim.
Sebagai manusia beriman pasti akan
melakukan penelitian terhadap beberapa hadist yang membahas tentang kehidupan
sampai kematian dan peristiwa-peristiwa sesudah manusia mati.mereka akan
meyibukkan dirinya dengan pemikiran- pemikiran ISLAM dalam koridor yang jelas
dan tidak melenceng dari kehidupan di dunia ini, serta mereka akan mengajak manusia
yang lain akan menghindari sikap pesimis yang selama ini sudah mengusik jiwa
manusia.
Pada zaman sekarang ini yang semua
kegiatan keagamaan yang berhubungan dengan peribadahan yang sudah sangat mudah
masih ada manusia yamng menutup mata dan telinganya untuk melihat serta
mendengarkan kehidupan akhir zaman.
Mereka tidak mau mendengar peringatan
tentang peristiwa-peristiwa yang akan terjadi setelah kehidupan dunia ini.
Namun ada juga manusia yang mau mengikat kehidupannya di dunia ini dengan
kehidupn yang akan datang, yaitu tempat untuk kembalinya kelak pada akhirat.
Maka dari itu saya sebagai penulis
mengajak kepada semua kaum muslimin mari kita senantiasa berbuat kebaikan
sesuai apa yang sudah diperintahkan oleh ALLAH serta menjauhi apa yang menjadi
laranganNya, supaya kita termasuk manusia yang beruntung dan mendapat balasan
yang baik atas perbuatan kita selama di dunia ini, yaitu surganya ALLAH yang
kekal abadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar